Rabu, 03 Agustus 2011

waktu

aku adalah langkah semu dalam hidupmu. yak tak dapat kau kejar ataupu kau tahan.
aku adalah nadi semu yang membawamu pada garis keriput kehidupan.
aku, yang satu-satunya tidak peduli pada jatuh ataupun bangunmu.
aku tidak akan berhenti sedetik pun.
aku tidak akan menoleh sedikit pun.
ketika aku maju, aku tidak akan mundur untukmu, untuk mereka, atau siapapun.
tapi aku pengiring hidupmu.
aku instrumen dengan tempo andante dalam setiap langkahmu,
setiap tarikan dan hembusan nafasmu, dalam tarian jiwamu.
setiap orang bilang tindakan sia-sianya hanya membuang aku.
mereka membuang aku atau tanpa mereka sadari aku yang membuang mereka?
tapi aku adalah uang bagi mereka
aku adalah proses pemulihan bagi mereka
aku adalah bengis, tapi berharga di mata mereka
tak ada yang bisa benar-benar mengerti aku
aku menelan semua kehidupan
bahkan bumi pun tak dapat ku giring pada usia rentanya
matahari pun akan meredup pada usia tua bangkanya
aku akan menuntunmu pada indahnya senja dan gelapnya kehidupan.
aku membawamu terlahir dalam dunia
aku membawamu pada kenyataan kehidupan, manis.
aku mengenalkanmu pada proses bercinta
aku menuntunmu pada adrti setiap tetes air mata
bersama Tuanku aku bekerja dalam hidupmu
bersama Tuanku aku menjadi langkah semu
bersama Tuahku aku menjadi nadi semu
tapi nyata dalam hidupmu
mereka bilang aku roda kehidupan
melingkar, membelenggu, tak berujung
tapi suatu hari nanti, pada titik terakhit matahari hidupmu
aku yang membuangmu pada kesendirian
pada kegelapan kerak bumi
di mana belatung-belatung menggerogoti tubuhmu
tanah menghancurkan tulangmu
dan itu semua karena aku
aku menelanmu sampai habis
dan aku yang membuktikan kepadamu bahwa,
'debu akan kembali menjadi debu!'
apakah kau mengenal aku, manis?
aku yang selalu menemanimu dalam terang dan gelapnya harimu?
semenjak kau hanya berupa gumpalan darah dalam rahim ibumu?
apakah kau mengenal aku?
kita begitu dekat, manis
apakah kau mengenal aku?
apakah kau akan berusaha mencintaiku?


12/7/11

Senin, 18 Juli 2011

sekedar berbagi

setiap manusia pasti bisa merangkai kata. coba kita baca rangkaian kata setiap orang. berbeda. tapi indah. dan itu yang membuat saya selalu takjub akan apa yang ada dibalik jidat setiap orang. indah rasanya.
rangkaian kata yang tertulis, terucap, selalu membuat saya kagum. entah itu dari mulut anak kecil atau pun orang dewasa.

semua berasal dari kata dan dimengerti menjadi bahasa. ajaib menurut saya. dari huruf yang satu, jika dirangkai menjadi bahasa. yang mempersatukan kita.

selalu saja ada yang membuat saya tercengang. indah. ajaib. tulisan sederhana atau pun ungkapan sederhana dari mulut seseorang. selalu membuat saya heran, senang, sedih, benar-benar nano-nano rasanya. hehe

ada satu yang saya sadari setelah membaca buku "the alchemist" bahwa kita berasal dari bahasa yang satu. coba anda pergi ke pedalaman yang tak satu pun orangnya mengerti bahasa kita, atau kita nekat pergi ke luar negeri tanpa menguasai bahasa ibu di sana, gunakan bahasa kita, mereka pun pasti mengerti maksud kita.

keajaiban bahasa. sebenarnya adalah keajaiban dari Dia yang satu. kita berasal dari debu yang sama dan nafas yang sama, tidak mungkin kita tidak mengerti tentang bahasa dunia.

Jumat, 01 Juli 2011

di mana?
di ma na?
d i m a n a?

berbeda
tak sama
membentengi

kenapa?
ke na pa?
k e n a p a?

apa yang salah?
katakan

tiba-tiba
berbeda

membakar abu

tersentuh yang tak terjamah. bias cahaya ketika mataharinya meredup. tanpa arti.
berbicara yang terkatakan. membisu sambil teriak. tau artinya?
terbang yang tak melayang.
menanti yang tiada.
berharap yang tak berasa.
kosong.
berteriak sambil membekap wajah dalam pasir.
mencoba mendengar teriakan dengan telinga tuli.
berarti?
tanpa arti.
semua
sia-sia
meniup angin yang kaku
menyiram samudera
sia-sia
membakar abu

Minggu, 12 Desember 2010

ayah

ayah
apa rasanya memanggil seorang lelaki dengan kata ayah?
bagaimana sosoknya?
apakah dia yang selama ini aku panggil ayah adalah seorang yang pantas disebut ayah?
ayah
bagaimana dia seharusnya?
rasa apa yang seharusnya aku punya untuknya?
dimana aku bisa menemukan dia?
ayah
kapan aku bisa mengenal dia?
bisakah aku dan dia menjadi teman berbagi?
bagaimana dia seharusnya? seperti apa sosoknya?
ayah
apa yang seharusnya aku lakukan untuk mendapatkan sosok itu?
bisakah aku dan dia bersahabat?
saling mengerti memahami dan menghormati?
ayah
hanya air mata yang dapat membahasakan
setiap peristiwa yang aku lihat dengan mata
saat seorang anak mengatakan 'aku sayang ayah'
atau pun berkata ' aku bangga dengan ayah'
ayah
susah aku mengucapnya.

Rabu, 08 Desember 2010

mengapa kita

hidup terlalu rumit untuk dibayangkan.
terlalu berat untuk dipikirkan.
terlalu pahit bila diangankan.
tapi indah bila dijalani.
begitu megah bila dihadapi.
begitu berarti bila disadari.
semua tak serumit yang kau bayangkan, kawan.
semua tak seberat yang kau pikir, kawan.
semua tak sepahit yang kau angankan, kawan.
jalani, hadapi, dan sadari.
dan ingat Tuhan-mu.
ingat aku.
ingat kita.
saling menjaga, menopang, dan mengasihi.
itu alasanindah mengapa kita di sini.

senandung senja

senja berselimut kelabu.
berputar bersama rantai tawa tanpa tangis.
tersirat arti sahabat.
tergambar kekuatan hidup. penegak lunglainya kaki.
tatap dunia ini. tangis hiraukanlah.
ingat aku di sini. ingat aku berdiri.
ingat kita bersama. berjalan saling menopang.
tak ada arti senja tanpa selimut kelabu dan tawa.
tak perlu takut kelabu menutup jiwa.
ingat aku di sini. ingat aku berdiri.
ingat kita bersama.
berjalan menyentuh ujung dunia.